MOVING CLASS.
Sebagai bentuk pembelajaran untuk melatih tanggung jawab murid terhadap kebutuhan belajarnya. SMPIA 14 Semarang menerapkan sistem kelas bergerak menurut mata perlajaran setiap harinya.
 

BIMBINGAN KONSELING.
Ketidakstabilan emosi dan mental di usia remaja merupakan sebuah keniscayaan. Agar kondisi ini menjadi energi yang positif dibutuhkan sentuhan yang tepat terhadap jiwa muda ini.

TES BAKAT-MINAT.
 
Rambut boleh sama hitam, tapi isi kepala tetap beda. Adalah sebuah gambaran bahwa setiap individu memiliki kelebihan dan kekurangan yang khas. Pendeteksian dini terhadap kekhususan ini menjadi sangat penting, baik bagi keluarga maupun sekolah sebagai bahan pertimbangan dalam mengarahkan perkembangan anak didik  tepat dan terarah.

 KELAS KECIL.
Dengan jumlah peserta didik yang rata-rata hanya 30 murid, menjadikan proses belajar mengajar menjadi lebih intensif. Sehingga akan meningkatkan potensi lebih maksimal.

KURIKULUM IMTAK.
Kurikulum IMTAQ adalah program unggulan SMP Islam Al Azhar. Yakni kurikulum perpaduan antara Kurikulum Nasional dan Kurikulum Keagamaan, dimana dalam setiap mata pelajaran selalu ditambahkan nilai-nilai agama yang disesuaikan dengan materi pelajaran. Sehingga setiap guru adalah guru agama.

PARENT TEACHER.
Salah satu kunci keberhasilan proses pendidikan adalah peran aktif orang tua. Dengan melibatkan orang tua diharapkan akan lebih memberi motivasi yang lebih kepada peserta didik bahwa ilmu pengetahuan, kesuksesan dan keberhasilan merupakan sesuatu yang diraih dengan usaha yang gigih.

FIELDTRIP.
Mengajak peserta didik untuk melihat implentasi dari pengetahuan yang didapat di sekolah pada kondisi nyata di masyarakat. Sebagai motivasi bahwa betapa ilmu sangat dibutuhkan dalam kehidupan.

JAM'IYAH.
Sebagai wadah bagi orangtua/wali murid untuk berkoordinasi dengan sekolah untuk lebih terciptanya lingkungan pembelajaran yang kondusif dan saling mendukung antara sekolah, guru dan orang tua/wali.